Lanjutan ” PERSAHABATAN SEJATI” ( 4 )

Pada pagi hari sebelum matahari terbit, SI MONYET menemui kakek dan nenek dengan tujuan pamit untuk pergi.Tak lama kemudian kakek dan nenek mengijinkan MONYET untuk pergi mencari ibunya. Tiba-tiba kakek memanggil MONYET dengan nada sedih,” Kemarilah sebentar, ada sesuatu yang ingin kakek sampaikan! “ Dengan perlahan membalikkan tubuhnya dan menuju ke kakek yang memanggilnya. “ Ada apa kek?”, tanya MONYET kepada kakek. “ Kakek berpesan jika suatu saat kamu bertemu dengan seseorang yang bernama TINA, sampaikan bahwa kakek dan nenek sangat merindukannya. “ kata kakek. “ Ya, kek. Saya akan mencari dan akan menyampaikan pesan kakek kepadanya.” Jawab MONYET.
MONYET segera pergi dari rumah kakek. Di dalam perjalanan, ia memikirkan dan merenungkan tentang nama yang disebut oleh kakek, yaitu TINA. Ia ingat kalau nama TINA pernah dijumpai di sebuah rumah, tetapi bayangan rumah ada di mana hingga saat ini tidak tahu. MONYET masih bingung, bahwa pernah berjumpa dengan anak yang bernama TINA. MONYET berpikir, mungkin TINA sekarang sudah besar. “ Apakah mungkin bisa bertemu dengan TINA? Kata MONYET dalam hati.Perjalanannya sudah sampai di sebuah desa yang sepi dengan penduduk. Jarak rumah yang satu dengan rumah yang lainnya sangat jauh, sehingga jarang sekali orang-orang yang saling kenal atau bertemu. Sehingga kelihatan kalau rumah tersebut seperti tak berpenghuni. MONYET masih bingung, akan kemana untuk mencari ibunya yang selama ini terpisah.
Karena hari sudah malam, maka MONYET memutuskan untuk beristirahat di sebuah rumah kecil di tengah sawah. Rumah tersebut kalau siang hari sering dipakai oleh para petani untuk beristirahat setelah beberapa jama bekerja di sawah.Ia dengan pelan-pelan menuju ke rumah tersebut. Tanpa membuang waktu rebahlah MONYET itu di atas bale-bale. Sebelum memejamkan mata, ia melihat sekeliling rumah itu. Setelah di rasa aman dari manusia atau binatang, ia mulai memejamkan mata untuk istirahat.
Pada pagi hari kira-kira pukul 01.00, MONYET dikagetkan dengan suara memanggil berulang-ulang. Dalam tidurnya ia bermimpi. “ Anakku, anakku………. bangunlah nak…..!” panggil seseorang yang ada di dalam mimpi. “Carilah dan temuilah aku di sebuah danau yang airnya berwarna merah. Di sana anakku akan mendapatkan sesuatu yang selama ini sangat kamu harapkan! Jangan tunggu lama-lama besaok begitu matahari terbit, kamu langsung jalan mencari danau tersebut. Sudah, ya, sampai bertemu di danau nanti. “ Saat matanya terkena sinar matahari, MONYET terbangun dari tidur dan mimpinya. Ia duduk dan memikirkan tentang mimpi semalam.Ia merasakan kalau suara yang memanggi adalah suara ibunya. Sangat nyakin bahwa suara itu adalah suara ibu yang selama ini berpisah. Pagi itu juga MONYET langsung pergi untuk mencari sebuah danau yang airnya merah.MONYET akan berjalan lewat ranting-ranting pahon, agar tidak banyak diketahui oleh manusia atau binatang. Ia selalu berpikir, kalau bertemu manusia ia akan sedih karena sebetulnya ia juga manusia. Dengan cepat MONYET mencari danau yang airnya merah dari atas pohon-pohon. Perjalananya sudah memakan waktu sekitar satu hari, namun danau tersebut juga belum ditemukan. Ia kembali sedih karena belum menemukan danau dan sedih karena bingung untuk istirahat pada malam hari. Di atas sebuah pohon nangka, ia merenung untuk memcari tempat untuk istirahat pada malam hari, yang sebentar lagi malam akan datang. Tiba-tiba menemukan sebuah goa. Goa tersebut berada di bawah bukit yang di depan mulut goa di tumbuhi dengan dua pohon beringin besar. MONYET berpikir, “Apakah di dalam goa tersebut ada penghuninya? “ kata MONYET dalam hati. Ada penghunikah goa tersebut, kalau ada siapa yang ada di dalam goa tersebut? Tunggu kisah selanjutnya …………………..

Tentang petrussupriyanatarki

Saya adalah seorang guru, yang sangat mencintai seni.Saya pernah kuliah di IKIP Yogya jurusan seni, beberapa kali menjuarai kejuaraan dalam bidang seni. Saya juga suka menulis puisi.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s