Lanjutan ” Persahabatan Sejati ” ( 11 ).

Pada tengah malam saat RUBEN bangun dari tidurnya, tiba-tiba ia dikagetkan oleh beberapa buah yang berada di atas dauan pisang, dan berada di depan gua atau di dekat RUBEN tidur. “Dari mana buah sebanyak ini?” kata RUBEN dalam hati. “ Mungkinkah buah-buah ini dari ular itu atau dari mana yaaaa?” kata RUBEN sambil mengusap kedua matanya.RUBEN dengan teliti melihat kea rah luar gua, untuk mencari keberadaan ular. Dan ternyata ular tersebut melingkar di depan mulut gua. Kepala ular itu tetap menghadap pada mulut gua dan matanya tetap melihat ke mulut gua.”Sebenarnya siapa sich, ular itu.Kenapa sampai setia menjaga RUBEN?”kata RUBEN dalam hati. Karena hari masih pagi, maka RUBEN melanjutkan tidurnya.Sekarang ia akan tidur dengan tenang, karena ia sudah merasa, kalau ular itu sangat baik.
Tak lama kemudian, RUBEN tertidur dengan pulasnya.Pada pagi hari, RUBEN sudah mendengar suara kicauan-kicauan beraneka ragam burung di atas pohon-pohon.Dan juga mendengar suara binatang-binatang yang ada di daratan. Mereka sangat mensyukuri dengan datangnya hari baru dengan udara yang segar, apalagi dengan terangnya sinar matahari yang mulai menyinari dunia, dan terutama di hutan tersebut.Ular yang melingkar di mulut gua, menggerak-gerakkan ekornya sepertinya menyuruh RUBEN untuk makan buah.Dan ular itu mengucapakan selamat pagi pada RUBEN. Tidak pikir panjang, ia segera makan beberapa buah yang telah tersedia di depannya.Ia sangat lahap, karena dari siang hari belum makan.Karena makan buah, sehinggga rasa hausnya berkurang, karena buah banyak mengandung air.Setelah rasa lapar dan haus berkurang, ia mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam gua. Dan ular itu juga bergerak membuka lingkaran tubuhnya, sehingga RUBEN bisa melangkahkan kakinya.Ruben berjalan dengan sangat pelan, karena belum nyakin benar, kalau ular itu ular yang sangat baik.
Ular bergerak di depan RUBEN, dan RUBENpun mengikutinya dari belakang. “ Mungkin ular ini akan menunjukkan jalan keluar dari hutan ini, RUBEN akan mencoba mengikutinya. Perjalanan ular dan RUBEN sangat jauh dan memerlukan waktu sampai berhari-hari. Setelah berjalan sehari penuh, RUBEN ingin beristirahat. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Tunggu kisahnya…………………

Tentang petrussupriyanatarki

Saya adalah seorang guru, yang sangat mencintai seni.Saya pernah kuliah di IKIP Yogya jurusan seni, beberapa kali menjuarai kejuaraan dalam bidang seni. Saya juga suka menulis puisi.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s