PUISI ” Nasihat Sederhana “

hari telah beranjak malam, malam sepi bagai sebuah kampung tak bertuan
seorang anak kecil beratap dalam hati dan menunduk lesu
ia berharap ada sosok manusia yang menyapa dan menghibur
berderai air mata kian bertambah, kian membanjiri pipi manis
mata bersinar, terhapus dengan cucuran air mata
berlinang tak henti bagai tak bisa terbendung dengan kata-kata

ia terhentak diam
ia tertegun kaku
ia mematung …………..
sebuah bayangan terlintas sekejab di depan mata
sosok manusia berwajah ceria dengan sinar mata bernuansa cahaya pelangi
bertatap penuh kasih, berkedip penuh hibur
alunan musik para malaikat mengalunkan tangan penuh harapan
aku bernapas pelan
aku berkedip
aku tersenyum
aku menyambut sebuah tangan
hangat penuh kasih
erat penuh janji
lembut penuh harapan

seorang ibu telah datang dalam damai dan penuh sahabat
ia mengajakku berdiri dengan anggukan kepala pelan
ia menarikku, ia memelukku, ia mendekapku sangat erat
aku gemetar
aku cemas
aku haru
aku lemas tak berdaya

lihatlah mataku anakku …………….
dengarkan aku…………….
ibu sayang kamu, ibu cinta kamu

aku selalu dalam hidupmu
belajarlah penuh semangat demi masa depan
songsong hari depan, harapan telah menunggu

terima kasih ibu……….
doaku menyertai ibu.

2009

Tentang petrussupriyanatarki

Saya adalah seorang guru, yang sangat mencintai seni.Saya pernah kuliah di IKIP Yogya jurusan seni, beberapa kali menjuarai kejuaraan dalam bidang seni. Saya juga suka menulis puisi.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s